Skip to main content

Berubah

di kepala saya, gambaran orang-orang yang pernah hadir dalam hidup saya, tak pernah berubah. saya tipikal orang yang senang mengenang masa lalu, dan sekaligus orang yang tak nyaman dengan kondisi yang tidak biasanya alias perubahan.

tapi faktanya, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, orang-orang yang saya kenal pasti akan berubah. sebab waktu tak pernah tinggal diam di suatu masa. waktu pasti berputar dan orang-orang juga akan berubah. mereka berubah semakin tua, wajah mereka berubah, penampilan mereka berubah, sifat mereka berubah, cara berpikir mereka berubah, ya.. saya menyadari, memang begitulah manusia.

saya cukup terkejut mendapati beberapa teman lama saya, teman SD, SMP khususnya ketika saya menemukan profil mereka di sosmed. mereka banyak yang berubah. mereka tak lagi sama dengan gambaran masa silam yang saya simpan baik-baik di kepala saya. kebanyakan saya belum pernah bertemu langsung dengan mereka. tetapi dengan melihat sekilas aktivitas mereka dari sosmed, saya pun mulai melihat perubahan pada diri mereka.
sebenarnya hal yang sama pun terjadi pada saya, saya sendiri juga mengalami perubahan terlepas itu perubahan yang baik atau buruk, baik dari sisi fisik, karakter atau pun pemikiran. saya yang sekarang telah berbeda dari saya yang berusia 12 tahun, saya yang sekarang berbeda dengan saya remaja yang berusia 15 tahun. saya bertambah tua, dan kini telah menginjak usia dewasa. dan demikian juga dengan mereka, kawan-kawan saya saat masih SD dan SMP. 

saya salah karena menganggap mereka semua takkan berubah. waktu yang telah lalu kini hanya menjadi kenangan, dan sekali lagi, saya adalah tipikal 'pengenang' dan tak jarang berharap bisa kembali ke masa silam.

perubahan memang tak bisa dihindari. tetapi saya sangat berharap, kita semua bisa berubah ke arah yang lebih baik, bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih soleh, lebih bertakwa.

so, untuk kalian temanku dari masa silam, ingin sekali ku tanyakan pada kalian,
"How Are You, Now?"

Comments

Popular posts from this blog

3 Pertanyaan Besar dalam Hidup (Uqdatul Kubra)

Ada 3 Pertanyaan Besar yang harus bisa dijawab oleh orang yang hidup. 3 pertanyaan ini seperti simpul besar, yang apabila ini bisa dijawab dengan benar maka ia akan bisa menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan lain dan menyelesaikan masalah-masalah hidupnya dengan benar. jawaban yang benar ini akan membuat kita merasakan ketenangan hati, terpuaskan akal kita dan sesuai dengan fitrah manusia. pertanyaannya yaitu: DARI MANA MANUSIA BERASAL?, UNTUK APA MANUSIA HIDUP DI DUNIA INI ?dan AKAN KEMANA KITA SETELAH KEHIDUPAN INI? coba deh kalian jawab. apa jawaban kalian. tulisan ini akan saya lanjutkan dengan jawaban yg insya Allah memuaskan.

TANYA JAWAB SEPUTAR MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN)

1.     Apakah MEA? Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan realisasi pasar bebas di Asia Tenggara yang sebelumnya telah dicanangkan dalam AFTA (ASEAN Free Trade Area ) pada tahun 1992.   Pasar bebas ASEAN adalah gagasan World Trade Organization (WTO ) yang bertujuan untuk menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi, yang meniscayakan aliran barang, jasa, investasi, modal dan buruh terampil.   Tentu saja yang mampu memanfaatkan akses terbuka itu adalah negara, perusahaan dan individu yang memiliki daya saing tinggi.  2.     Apa sajakah potensi ASEAN? Secara geografis, negara-negara di Asia Tenggara memiliki karakteristik wilayah fisik yang beranekaragam. Negara-negara ASEAN terdiri dari negara kepulauan yang luas, semenanjung, daratan-benua, tidak-berpantai ( landlocked ) sampai negara kota. Ditinjau berdasarkan luas wilayah, negara-negara di kawasan tersebut mempunyai rentang dari negara kepulauan seperti Indon...

Kisah Sedih Dari Khalifah Terakhir Umat Islam

“Anakku, ayah melihat orang-orang di sini sudah mulai memuji paras cantikmu. Maka mulai hari ini ayah ingin kamu sudah mengenakan hijab dengan   sempurna, karena kamu sudah menjadi wanita dewasa sekarang.” Untaian kata penuh kasih sayang itu dituturkan dengan suara lembut oleh Sultan Abdul Hamid II kepada anaknya Aishah saat mereka tengah melintas di depan Masjid Hamidiye Yildiz yang terletak tidak jauh dari pintu masuk istananya. Di depan masjid ini, terlalu banyak kisah yang memilukan hati menimpa diri dan keluarga Sultan. Percobaan pembunuhan dengan meletakkan bom di dalam kereta kuda Sultan. Pengeboman itu terjadi berselang beberapa saat usai shalat Jumat. Allah masih menghendaki Sultan Abdul Hamid tetap bertakhta memimpin umat. Upaya menghabisi nyawa orang nomor satu di dunia Islam itu kandas. Di depan istana ini, Sultan sering melaksanakan shalat dan keluar menyapa rakyat yang selalu dekat di hatinya. Di situ juga, Sultan sesekali menunggang kuda ditemani anakn...