Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Asah Politik

Kokohnya Pembelaan Syabab Hizbut Tahrir Di Hadapan Pengadilan

dicoopy dari sholihah.web.id Sholihah.web.id, Kisah nyata ini terjadi pada 28 Februari 2001 di pengadilan Ankara, Turki. Dimana para Syabab Hizbut Tahrir ditangkap atas terorisme terorisme. Pembelaan yang disampaikan di hadapan pengadilan ini cukup mampu membuat kita semua terhentak dan geleng-geleng kepala dengan pilihan kata yang digunakan dan argumen yang kokoh bagai karang. Berikut Sholihah.web.id lampirkan: (Leaflet : Disampaikan di hadapan pengadilan Ankara pada tanggal 28 Februari 2001) Segala puji milik Allah pencipta semesta alam. Semoga salawat dan salam tercurah kepada makhluk termulia dan penghulu para rasul Muhammada SAW, para sahabatnya, tabiin, dan orang-orang yang menempuh jalannya untuk mendirikan Khilafah Rasyidah.  Majelis Hakim yang terhormat, Sesungguhnya tuduhan yang ditujukan kepada saya oleh penuntut umum berhubungan dengan Hizbut Tahrir, bahwasanya ia merupakan partai ilegal dan teroris. Penuntut umum mengajukan pengadilan terh...

ini tentang Suriah (Lagi)

Saat ini mata dunia sedang memandang nanar ke arahmu, Allepo, Suriah. Kami berduka besar dan geram atas bencana penjajahan yang menimpamu. Kami menghardik diri kami sendiri yang tak berdaya dan tak bisa melakukan banyak hal untuk menyudahi penderitaanmu yang tak terperi. Dan kami bergidik ngeri atas do’a-do’a yang kalian panjatkan setiap hari, sementara kami bukannya tak mendengar panggilan-panggilan yang kalian tujukan kepada kami, “dimana kalian wahai kaum muslim, dimana kalian wahai kaum muslim.”, kami bahkan tak sanggup mendengar teriakan kalian. Tulisan ini bukanlah pembelaan yang kami maksudkan atas diam dan tak berdayanya kami. Sungguh, bahkan kami kini membayangkan raga kami bisa turut berdiri berada di barisan yang sama dengan kalian, turut mengorbankan jiwa kami untuk membela darah kaum muslimin. Ketahuilah saudaraku, kami bahkan merasa bersalah dapat hidup dan tinggal dengan nyamannya, bisa makan hingga kenyang dan bisa tidur dengan nikmat bahkan seringkali ter...

Belajar dari Perang Uhud

Sebanyak 700 orang kaum muslim maju melawan 3.000 orang dari kaum musyrikin. 50 orang pemanah diantaranya diperintahkan Rasulullah SAW untuk tidak beranjak dari Bukit Uhud. Lupa pada perintah Rasulullah, sebagian besar pemanah turun dari bukit Uhud untuk mendapatkan harta rampasan perang (tatkala melihat pasukan musyrik perlahan meninggalkan medan tempur) yang mengakibatkan pasukan Muslimin dikepung dan kalah dengan 70 orang syahid. Namun Allah telah memaafkan mereka (Ali-Imran: 152) Ustad Habib Ali Zaenal Abidin Al Hamid   dalam ceramahnya mengingatkan kita tentang ibrah yang dapat dipetik dari kekalahan kaum muslimin dalam perang Uhud. Beliau menyampaikan , Jikalau seandainya dalam perang Uhud itu kaum muslim menang saat pasukan pemanah melakukan pelanggaran, maka ini akan bertentangan dengan matlamah agama islam, yang dimana kemenangan agama islam tidak dapat dicapai melalui pelanggaran. Perang Uhud jika dimenangkan kaum muslimin dengan pelanggaran, maka orang-...