Skip to main content

Menanti

Harap-harap cemas aku menunggu hadirmu,
bisakah?
bisakah kita bertemu kembali, seperti waktu itu?
kala hadirmu adalah pelangi bahkan di saat tidurku,
kala hadirmu membawa warna  baru bagi tempat yang penuh dengan kepalsuan,
warna takwa yang berbeda dari bulan-bulan biasanya.

mungkin kah sampai usiaku?
setia menanti hadirmu,
adakah kau tahu jauh di lubuk hatiku,
aku merindu,

merindu saat lantunan kalamullah tak kenal waktu,
menggema di seantero jalan tempat kakiku melangkah,
merindu saat orang-orang taat kepada Sang Kuasa,
walau di bulan biasa mereka lalai,
aku merindu pada siang yang tak sunyi dari dzikir,
aku merindu nuansa iman bahkan pada TV yang mengumbar syahwat,
aku merindu pada saat manusia giat mengingat akhirat,
aku merindu saat mereka tak mengeluh bahkan saat rakaat shalat sunnah,
berbilang delapan atau dua puluh,
saat pesantren di sekolah umum pun di gelar,
saat artis pun memakai kerudung,
saat khattam Qur'an menjadi rutinitas,
aku merindukanmu...
terlebih imanku yang bosan,
hidup di negara pembangkang titah Tuhan,

tetapi saat engkau tiba,
dunia seakan lupa.
karena hadirmu begitu mendalam di hati setiap insan.
hadir mu adalah saat pengampunan, dan pengharapan.

aku ingin menjumpaimu,
merasakan 'nuansa' mu bahkan setelah engkau berlalu,
aku ingin seluruh alam mengagungkan Kuasa Tuhan,
di sebelas bulan selain mu,
aku ingin Qur'an tak sekadar di baca dan di hapal,
tetapi juga diamalkan, dalam seluruh sendi kehidupan.

Wahai Ramadlan,
aku menyambut hadir mu dengan suka cita,
aku bersedih atas pergi mu...

Ramadlan, bulan saat do'a-do'a dikabulkan,
wahai manusia, berdo'alah semua,
semoga ini Ramadlan Terakhir tanpa pengamalan Syari'ah secara Kaffah,
semoga ini Ramadlan terakhir tanpa KHILAFAH.

Comments

Popular posts from this blog

3 Pertanyaan Besar dalam Hidup (Uqdatul Kubra)

Ada 3 Pertanyaan Besar yang harus bisa dijawab oleh orang yang hidup. 3 pertanyaan ini seperti simpul besar, yang apabila ini bisa dijawab dengan benar maka ia akan bisa menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan lain dan menyelesaikan masalah-masalah hidupnya dengan benar. jawaban yang benar ini akan membuat kita merasakan ketenangan hati, terpuaskan akal kita dan sesuai dengan fitrah manusia. pertanyaannya yaitu: DARI MANA MANUSIA BERASAL?, UNTUK APA MANUSIA HIDUP DI DUNIA INI ?dan AKAN KEMANA KITA SETELAH KEHIDUPAN INI? coba deh kalian jawab. apa jawaban kalian. tulisan ini akan saya lanjutkan dengan jawaban yg insya Allah memuaskan.

Kisah Sedih Dari Khalifah Terakhir Umat Islam

“Anakku, ayah melihat orang-orang di sini sudah mulai memuji paras cantikmu. Maka mulai hari ini ayah ingin kamu sudah mengenakan hijab dengan   sempurna, karena kamu sudah menjadi wanita dewasa sekarang.” Untaian kata penuh kasih sayang itu dituturkan dengan suara lembut oleh Sultan Abdul Hamid II kepada anaknya Aishah saat mereka tengah melintas di depan Masjid Hamidiye Yildiz yang terletak tidak jauh dari pintu masuk istananya. Di depan masjid ini, terlalu banyak kisah yang memilukan hati menimpa diri dan keluarga Sultan. Percobaan pembunuhan dengan meletakkan bom di dalam kereta kuda Sultan. Pengeboman itu terjadi berselang beberapa saat usai shalat Jumat. Allah masih menghendaki Sultan Abdul Hamid tetap bertakhta memimpin umat. Upaya menghabisi nyawa orang nomor satu di dunia Islam itu kandas. Di depan istana ini, Sultan sering melaksanakan shalat dan keluar menyapa rakyat yang selalu dekat di hatinya. Di situ juga, Sultan sesekali menunggang kuda ditemani anakn...

TANYA JAWAB SEPUTAR MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN)

1.     Apakah MEA? Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan realisasi pasar bebas di Asia Tenggara yang sebelumnya telah dicanangkan dalam AFTA (ASEAN Free Trade Area ) pada tahun 1992.   Pasar bebas ASEAN adalah gagasan World Trade Organization (WTO ) yang bertujuan untuk menjadikan ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi, yang meniscayakan aliran barang, jasa, investasi, modal dan buruh terampil.   Tentu saja yang mampu memanfaatkan akses terbuka itu adalah negara, perusahaan dan individu yang memiliki daya saing tinggi.  2.     Apa sajakah potensi ASEAN? Secara geografis, negara-negara di Asia Tenggara memiliki karakteristik wilayah fisik yang beranekaragam. Negara-negara ASEAN terdiri dari negara kepulauan yang luas, semenanjung, daratan-benua, tidak-berpantai ( landlocked ) sampai negara kota. Ditinjau berdasarkan luas wilayah, negara-negara di kawasan tersebut mempunyai rentang dari negara kepulauan seperti Indon...