Skip to main content

Posts

Durian dan Kura-kura

Orang bilang mereka kembar. Tetapi sejak pertama kali aku mengenal mereka aku tahu, mereka kembar yang berbeda. Wajah mereka, sikap mereka terutama gaya mereka. Hanya  satu kesamaan yang ku tahu, mereka adalah sahabatku; sahabat kecilku. Keluarga ku pindah dari Ngalian, Jawa Tengah ke rumah nenek di ujungpandang. Persis di depan rumahku ada anak yang seusia denganku, mereka si kembar, ku sebut mereka Durian dan Kura-kura dan seorang adik kecil mereka yang juga seumuran dengan adikku. Sejak usiaku 4 tahun kala itu hingga masuk SD, teman terdekatku hanya...

Mengusik sepi

Maaf kuusik kau sepagi ini ,sepi Aku tak mau sepotong inspirasiku lenyap dan pergi lagi Menanggalkan sesal  yang tak bisa terulang kembali Maaf kuusik tenangmu ,sepi Aku sudah lama berkawan denganmu dalam sebuah bilik tak bernama Ku perturut kau dalam waktu tanpa jeda Tapi biarkan kali ini dan seterusnya aku mengenal bising Walau tak semerdu bunyi rintik Aku janji takkan gaduhku mengundang umpat Aku masih akan menengokmu nanti, Tak kan hanya sesekali Sebab aku ingin dalam sepi  Atau dalam gaduh ku yang ramai Selalu kan ada muhasabah, Selalu kan ada bibit yang...

Kapan Kembalimu

Khilafah, nyaris seabad kita tak bertemu, aku rindu... Dengan izin Allah pergimu, dan dengan izinNya pula kan kembali segera, kami tahu... Dan kami sudah terlalu rindu untuk bertemu... Sangat rindu... Hadirmu yang ditunggu-tunggu Dari waktu ke waktu, seiring lenyapnya jejakmu Banyak yang menyangsikan kembalimu, Seperti mimpi bayangmu... Utopis bagi sebagian mereka berkata Tetapi iman kami mengadu, Hadirmu adalah seperti mentari yang usir gulita Khilafah, kapan kah kau tegak kembali? Nyaris kering air mata kami, Nyaris luruh darah kami, Nyaris tak berbekas aqidah kami Apakah kau tunggu hingga...

Bersama LDK Fosdik Al-Umdah UNM

saya tahu gambar-gambar ini suatu hari akan dikenang terkhusus oleh mahasiswa UNM yang tergabung dalam LDK Fosdik Al Umdah UNM (afwan, kalau teman2 fosdik merasa ada yg tidak syar'ie dari blog ini, tegur saja saya)

Motivasi Menulis

Menulis. Ah ya! Baru lagi saya biarkan jemari saya menari di atas tuts-tuts keyboard. Ingatan saya mencatat hari ini adalah malam ke 21 Ramadlan di usia saya yang telah genap 20 tahun Mei kemarin. Saya juga kembali mengingatkan diri saya bahwa tinggal 2 tahun lagi masa saya kuliah di kampus UNM jurusan matematika. Kenapa saya harus mengingatkan diri saya, ya... Karena harapan kedua orang tua saya dan bude saya yang telah membiayai kuliah saya adalah agar saya bisa lulus tepat waktu (yang dimana menurut mereka waktu kuliah ideal adalah 4 tahun)...

Sepotong Episode

“ Sebuah kisah masa lalu hadir di benakku, Saat kulihat surau itu, menyibak lembaran masa, Yang indah bersama sahabatku ” Kau tahu, suatu kesyukuran besar dalam hidupku adalah kala aku diperkenalkan dengan agamaku yang sempurna, melalui lisan seorang teman yang senang mengenakan pakaian daster yang kini ku ketahui sebagai Jilbab, pakaian syar;i muslimah.  Dan saat hari sabtu disela kosongnya hari ekskul, aku duduk dalam sebuah majlis ilmu bersama tenri teman kelasku, memperhatikan lisan isra ’ bertutur tentang aqidah islam. Tiga SMP ku catatat masa itu, perkenalan pertamaku...

Matahari Terbit

“ Aku melihat diriku disetiap diri kalian ” ... Dia wanita yang sederhana kawan... Dengan selembar kerudung segitiga yang menjulur panjang Potongan biasa Sebuah tas samping yang melingkar di bahunya.... Tatapan teduh, Dan senyum simpul yang mendamaikan qalbu Dalam ingatanku yang tak bagus... Setidaknya itulah kali pertama aku bertemu wanita itu Disudut kecil sebuah masjid yang berdebu Beliau menyambutku dengan anggun “assalamu’alaykum”, sapanya Ia tersenyum hangat Hangat sekali... Dan ah ya, kurasa aku sudah jatuh hati ditegur pertama, Bahkan sebelum bertukar nama Hari itu ia berpakaian putih dan aku...